Nasional

Penerjunan Combat Free Fall Taifib Marinir TNI AL Dan US Marine Force Recon Pada Latma Reconex 2024

Tatag Gianyar
Senin, 06 Mei 2024, Mei 06, 2024 WIB Last Updated 2024-05-06T12:24:06Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


JAKARTA  - TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Tim Intai Amfibi Marinir (Taifib) dan United States (US) Marine Forces Pacific (MARFORPAC) First Marine Expeditionary Force (I MEF) 1st Reconnaissance Battalion melatih kemampuan infiltrasi lintas udara dengan melaksanakan penerjunan combat Free fall menggunakan pesawat NC 212-200 Aviocar dari Skuadron 600 Wing Udara 1, pada rangkaian Latihan Bersama (Latma) Reconnaissance Exchange (RECONEX) 2024 pada materi kemampuan dan keterampilan lintas udara di Lanudal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (06/05/2024).


Dalam pelaksanaannya, latihan Combat Free Fall dibagi dalam empat sortie pada ketinggian 10.000 feet dengan Dropping Zone (DZ) berada di Lapangan Lanudal Pondok Cabe. Latihan ini merupakan kesempatan yang berharga untuk bertukar ilmu dan pengalaman baik saat latihan maupun operasi yang dilaksanakan masing-masing satuan, sehingga dengan demikian, latihan Combat Free Fall kali ini selain dapat menjaga dan meningkatkan kemampuan, juga diharapkan dapat menjadi sarana mengembangkan taktik maupun teknik infiltrasi lintas udara kedepan.


Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyon Taifib 1 Mar) Mayor Marinir Laili Nugroho, M.Tr.Opsla., menyampaikan agar seluruh prajurit melaksanakan kegiatan penerjunan dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan tanpa mengabaikan tehnik maupun taktik penerjunan yang sudah dikuasai. 

"Misi adalah tujuan utama, tetapi keamanan dan keselamatan adalah bagian melekat yang selalu ada pada diri setiap Prajurit Intai Amfibi dalam melaksanakan tugas. Misssion First, Safety Always”, ungkap Danyon Taifib 1 Marinir.


Keterlibatan TNI AL pada Latma RECONEX 2024 ini merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan peran diplomasi TNI AL dengan negara sahabat serta meningkatkan kemampuan prajurit Jalasena pada bidangnya masing-masing guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks.


Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Komentar

Tampilkan