Nasional

Ini Dia, 10 Tempat Wisata Di Kabupaten Gianyar Yang Wajib Anda Kunjungi

admin kuta
Sabtu, 20 Maret 2021, Maret 20, 2021 WIB Last Updated 2021-03-19T18:14:00Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Pulau dewata Bali yang terkenal tak hanya di Indonesia namun sudah mendunia ini memang dikenal sangat memanjakan kunjungan wisatawan. Dan salah satunya adalah tempat wisata yang berada di kabupaten Gianyar.

Bagi yang ingin mencari tempat wisata budaya di kabupaten yang berjuluk “Bumi seni”, anda bisa mengunjungi tempat-tempat 'bak surga' di kabupaten ini.

1. Taman Nusa
Tidak hanya menyuguhkan budaya Bali lho, Taman Nusa juga menyuguhkan kebudayaan seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sehingga dapat dikatakan bahwa Taman Nusa merupakan taman wisata budaya yang memberikan pengetahuan tentang kebudayaan dari berbagai suku di Indonesia, sehingga sangat tepat dijadikan sarana rekreasi dan pendidikan untuk lebih memahami budaya Indonesia.

Di Taman Nusa terdapat 60 rumah tradisional tiap etnis yang ada di Indonesia dan dibangun dengan penataan sedemikian rupa sehingga menyatu dengan alam Bali. Taman yang berlokasi di Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar ini wajib untuk dikunjungi bagi yang ingin mengenal budaya Bali. Di sini ada banyak sekali spot untuk berfoto untuk dipajang di sosial media.

2. Puri Saren Ubud
Tempat wisata budaya di Gianyar berikutnya adalah di kawasan wisata ubud. Siapa yang tidak kenal dengan wisata Ubud Bali? Kawasan wisata ini pernah digunakan sebagai lokasi syuting film Eat Pray Love yang dibintangi oleh Julia Roberts.

Tidak hanya memiliki bentang alam yang indah dengan pedesaannnyayang masih asri, Ubud juga memiliki wisata budaya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Ubud dibalik kenyamanan yang diberikannya. Salah satu spot wisata yang menyajikan wisata budaya bali adalah Puri Saren Ubud yang berlokasi di Jalan Raya Ubud No.8, Ubud.



Bagi yang ingin mengenal kesenian dan kebudayaan Bali khususnya di Ubud, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi Puri Saren Ubud yang merupakan salah satu tempat tinggal dari raja Ubud. Tempat tinggal Raja Ubud ini memang benar-benar sangat memukau mata dengan keunikannya tetap mempertahankan rumah-rumah tradisional Bali.

Istana kerajaan ini memang cukup unik, karena memiliki benda-benda yang sarat dengan nilai-nilai estetika, bangunan tradisionalnya menawan dan artistik. Puri ini dilengkapi juga dengan wantilan sebagai tempat pertemuan.

Tidak cukup hanya itu saja, hampir setiap malam di Puri Ubud diadakan pentas kesenian tari, seperti Tari Barong, Tari Legong dan tari-tarian tradisional lainnya. Jadi tempat wisata Puri Saren Ubud ini tidak hanya menyuguhkan wisata budaya juga menawarkan wisata seni.

3. Pura Taman Saraswati Ubud
Anda ingin mencari tempat yang instagramable dengan latar belakang budaya Bali? Cobalah berkunjung ke Pura Taman Saraswati Ubud yang berlokasi di Jalan Kajeng Ubud. Tempat ini tidak kalah menariknya seperti  Ubud Monkey Forest dan Bukit Cinta yang juga menjadi spot selfie yang Instagramable banget.

Tempat wisata Pura Taman Saraswati Ubud merupakan salah satu tempat wisata populer di Ubud yang tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal, tetapi juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yang kebetulan berlibur ke Ubud.

Pura Taman Saraswati merupakan tempat suci bagi umat Hindu yang khusus untuk memuja dewi ilmu pengetahuan, yaitu Dewi Sarasawati. Yang paling keren, tempat wisata ini memiliki kolam yang banyak ditumbuhi bunga teratai yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk mengunjungi lokasi ini sebagai spot untuk berfoto-foto dengan latar belakang candi kurung yang sangat ikonik.

Selain itu, tempat wisata ini juga memiliki panggung pemantasan Tari Kecak yang dikelilingi oleh kolam dengan hiasan bunga teratai ditengahnya. Bagi yang ingin menikmati suguhkan pementasan Tari Kecak di Pura Taman Saraswati Ubud, silahkan datang pada hari Selasa dan Kamis dan mulai pertunjukan dari jam 19.30 waktu setempat.

4. Pura Tirta Empul
Tempat wisata keren lainnya yang ada di Bali yang sarat dengan nilai budaya Bali adalah Pura Tirta Empul yang beralamat di desa Manukaya jalan Tirta kecamatan Tampaksiring. Ketika anda mengunjungi tempat suci umat Hindu Ini, maka anda akan disuguhi dengan pemandangan unik dari pura-pura, serta orang-orang yang tengah mandi dengan air yang telah disucikan.

Para wisatawan diperbolehkan untuk ikut menyucikan diri di kolam pancuran ini, dengan syarat harus mengguanakan ‘kamen’, semacam sarung adat khas Bali yang biasa dikenankan oleh umat Hindu Bali saat bersembahyang di dalam pura.

Tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal yang akan menyucikan diri (melukat) di pancuran, juga dikunjungi wisatawan mancanegara. Lokasinya yang searah dengan tempat wisata Kintamani, membuat banyak agen perjalanan yang menjadwalkan untuk mengunjungi Pura Tirta Empul dengan paket wisata Ubud-Kintamani.

5. Desa Suwat
Desa wisata Suwat terkenal akan festival airnya yang dikenal dengan nama “Siat Yeh” yang artinya perang air. Festival air ini rutin dilakukan tiap tahunnya, biasanya dilakukan pada saat penyambutan tahun baru Masehi atau akhir tahun.

Dengan adanya Festival air ini diharapkan bisa menarik kunjungan wisatawan ke desa ini. Festival ini dibuka untuk umum, artinya peserta festival ini tidak hanya warga dari desa Suwat saja, melainkan bisa masyarakat dari luar desa bahkan wisatwan asing juga diperbolehkan terlibat dalam acara ini. Lokasi diadakannya Festival air ini di Catus Pata (perempatan jalan) desa Adat Suwat.

6. Desa Batubulan
Desa Batubulan terkenal dengan pertunjukan kesenian Barong yang diadakan hampir setiap hari pada jam-jam tertentu. Kesenian Barong atau Tari Barong menjadi ikon dari pariwisata desa Batubulan, tidak mengherankan jika disebuah pertigaan jalan di desa batubulan terdapat sebuah patung Tari Barong.

Tidak hanya terkenal dengan seni tarinya, desa Batubulan juga terkenal dengan seni patung dan seni ukirnya. Di Desa Batubulan sepanjang jalan raya desa Batubulan terdapat berbagai galeri dan toko kesenian (art shop) yang menjual karya seni maupun kerajinan, khususnya patung dan ukiran.

7. Desa Wisata Kedisan
Begitu memasuki desa kedisan pengunjung dapat merasakan wisata budaya, sejarah dan spiritual. Aktivitas wisata budaya, sejarah dan spiritual ini bisa dilakukan di Puri Kedisan Gianyar yang masih memiliki tatanan rumah kuno zaman dahulu.

Yang paling keren, desa ini masih tetap melestarikan kesenian Bali seperti kesenian Gambuh, Legong Leko, Topeng dan seni ukir serta kerajinan patung. Kesenian-kesenian itu kerap dipentaskan ketika ada wisatawan yang berwisata ke desa ini. Dengan demikian turis yang sedang berwisata di kawasan peninggalan sejarah ini bisa merasakan seni tradisional pada masa lampau dan menyelami budaya Bali yang unik.

Selain itu desa ini juga terdapat sentra pengerajin patung garuda lho. Bahkan oleh wisatawan asing desa ini juga dikenal sebagai Desa Garuda (Garuda Village). Jika ingin melihat koleksi berbagai jenis batung garuda, bisa mengunjungi galeri seni yang ada di desa ini.

8. Desa Wisata Kenderan
Desa berikutnya di Gianyar yang menawarkan wisata budaya yang sangat unik adalah Desa Wisata Kenderan. Desa ini memiliki sumber mata air yang sangat banyak, sehingga kawasan itu dikembangkan untuk menjadi tujuan wisata yang sangat diminati wisatawan asing karena lokasinya dekat dengan Ubud.

Desa Wisata Kenderan menjadi salah satu desa wisata yang diperkenalkan dalam festival holly water. Para peserta wisman juga diajak melihat 11 titik sumber mata air. Desa Kenderan juga akan dikembangkan dengan wisata air terjun Purusa dan Pradana. Air terjun itu berada di bagian hulu dan hilir desa setempat.

9. Desa Wisata Singapadu Tengah
Di Desa Wisata Singapadu Tengah para turis akan disuguhkan dengan kemegahan tempat suci umat Hindu yang bernama Pura Dalem Desa Adat Negari. Tempat suci ini memiliki keindahan dan kemegahan pada peninggalan kori agungnya. Dalam areal pura ini terdapat banyak peninggalan arkeologi berupa arca-arca kuno yang masih disucikan hingga saat ini.

Pada bagian belakang kompleks pura yang berbatasan langsung dengan tepian Sungai Oos ini juga terdapat penginggalan yang bernilai sejarah berupa sumber mata air suci, gerbang petirtan, dan peninggalan candi tebing pasraman kuno.

Sebagian besar warga di desa ini bekerja sebagai petani, sehingga para pelancong bisa melihat aktivitas para petani yang mengolah persawahannya dengan menerapkan sistem subak. Jadi sekali mengunjungi desa ini, kita akan disuguhkan dengan ativitas wisata yang beragam mulai dari wisata budaya, sejarah, hingga wisata agro.

10. Candi Tebing Gunung Kawi
Tempat wisata populer di Bali khususnya yang ada di Gianyar yang menyuguhkan kebudayaan bali yang unik adalah Candi Tebing Gunung Kawi yang berlokasi di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring. Tempatnya yang instagrmable membuat kawasan wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, tidak hanya wisatawan domestik, juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Sumber:  Longtripmania
Komentar

Tampilkan